Oleh: dakwahafkn | 19 November 2009

Sinergi Kekuatan Dakwah Nusantara

(Seri Perjalanan Dakwah ke Malaysia)

Medio Oktober lalu, Yayasan Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) melakukan perjalanan dakwah ke Sungai Petani, Kedah, Malaysia selama lima hari. Selama di Malaysia, dai AFKN, Ustadz MZ Fadzlan Rabbani Garamatan memberikan ceramah di hadapan rakyat Malaysia yang ada di Sungai Petani, Kedah dan Kuala Perlis. Kehadiran Ustadz Fadzlan di tengah-tengah rakyat Malaysia diterima sangat antusias. Terutama saat ustadz kelahiran Patipi, Fakfak, Nuu Waar (Irian) ini menceritakan tentang pendalaman dakwahnya di pedalaman Papua.

Ditambah lagi saat rekaman peristiwa pengislaman atau pembacaan syahadat yang dilakukan oleh 500 orang suku di Sorong Selatan itu ditampilkan. Hampir seluruh jamaah pengajian terkesima. Cuplikan video tersebut dapat Anda lihat pada link berikut ini: http://www.youtube.com/watch?v=jLj6ueGDWpU&feature=related.

Pemutaran video tersebut bagi jamaah yang hadir sungguh mengejutkan, sekaligus haru. Pasalnya, di tengah zaman yang sudah serba maju masih ada manusia yang hidup tidak menggunakan pakaian, tidak pernah mandi, dan  tidak mendapatkan penghidupan yang layak. Ini sesungguhnya realitas yang masih ada hingga kini di negeri paling timur Indonesia. Yang membuat haru adalah saat banyak pendakwah (dai) asyik berdakwah di tengah kota, Ustadz Fadzlan Garamatan justru memilih dakwah pedalaman.

Pilihan dakwah seperti ini memang di luar kebiasaan. Di luar batas kenyamanan. Jauh dari kemewahan. Dai yang tak pernah mendapatkan jemputan kendaraan mewah. Bahkan sebaliknya, sang dai harus rela mendatangi objek dakwah, meski harus berjalan kaki melewati hutan belantara. Inilah realitas dakwah pedalaman. Sebuah negeri kaya potensi alam, tapi kekayaan itu banyak dirampas oleh kaum penjajah.

Kedatangan Ustadz Fadzlan Garamatan ke Malaysia merupakan atas undangan resmi dari Tn Haji Ismail bin Haji Ahmad, seorang pengusaha Muslim asal Malaysia. Di Indonesia, bisnis yang dijalankan oleh Tn Haji Ismail adalah MLM HPA (Herba Penawar Al-Wahida). Di Malaysia bisnisnya tak hanya itu. Ia juga memproduksi produk-produk tandingan milik Yahudi. Misalnya untuk menandingi Coca Cola, HPA memproduksi Radix Cola. Untuk menandingin Kentucky Fried Chicken dan Pizza Hut, HPA menghadirkan Radix Fried Chicken dan Radix Pizza House.

Lebih lengkap bisa dilihat pada: Kirim Isyarat Ancama untuk Produk Yahudi.

Ustadz Fadzlan bersama rombongan diberi kesempatan untuk mendatangi pabrik-pabrik milik pengusaha tersebut. Bertatap muka dengan karyawan-karyawannya. Ada kesamaan antara pemilik, Tn Haji Ismail dan karyawannya. Mereka bekerja bukan hanya mencari rezeki, tapi semangatnya adalah bagaimana memproduksi produk halal yang berkualitas dan bisa mendandingi Yahudi dari segi ekonomi.

Hingga hari ini, semangat itu terus terjaga. Salah satu yang membuat semangat itu tetap terjaga adalah rutinitas pengajian karyawan yang kerap dilakukan seminggu sekali. Bahkan, di setiap pabrik rutinitas tausiah pagi hari menjelang kerja tak pernah dilewatkan. Bersama itu, biasanya disertai pembacaan Al-Matsurat (Kumpulan Do’a-doa Rasulullah di waktu pagi dan petang) dilakukan secara bersama.

Kebiasaan seperti itu dalam sebuah industri usaha tentu hal yang sangat unik. Jarang sekali ada perusahaan besar yang memberlakukan sistem demikian. Tapi justru ditulah letak sumber kekuatan usaha yang dipimpin oleh TnHaji Ismail ini. Melalui kekuatan jamaah, doa, dan perjuangan yang sungguh-sungguh perjuangan itu dapat eksis.

Dengan semangat itu pula yang dimiliki oleh Ustadz Fadzlan dalam berdakwah di tengah-tengah kaumnya di Nuu Waar.  Dengan adanya jamaah yang mendukung, doa, dan perjuangan yang sungguh-sungguh, dakwah di Nuu Waar hingga kini terus eksis.

Pertemuan Ustadz Fadzlan Garamatan dan Tn Haji Ismail bin Ahmad, dua tokoh yang menisbatkan diri dalam dakwah ini akan menjadi kekuatan tersendiri dalam dakwah di Nusantara. Wallahu’alam.* Abu Zanki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: