Oleh: dakwahafkn | 11 Mei 2012

Akibat Kapal PELNI Perbaikan, Program Safari Dakwah Tertunda

Hari ini, Jum’at (11 Mei), sejatinya rombongan dakwah AFKN akan bertolak menuju Nuu Waar, sebuah hamparan negeri di ujung timur Indonesia. Negeri tempat kami menanamkan tekad perjuangan menjadikan negeri ini cemerlang dengan cahaya Islam. Tempat kami bergerak dengan dakwah dan mendidik generasi muda Islam yang penuh dengan harapan dan cita-cita kemajuan.

Pada bulan ini mestinya program safari dakwah dan khitanan massal untuk masyarakat Nuu Waar sebanyak 8.000 orang dimulai. Demikian, janji kami kepada umat Islam di Indonesia. Begitu juga harapan masyarakat Nuu Waar yang telah menunggu sejak lama. Bahkan, perwakilan-perwakilan AFKN di Fakfak, Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Merauke, Bintuni, Kaimana, Manokwari, dan Asmat telah bersiap-siap untuk memulai program ini.

Semua telah direncanakan dengan matang, perbekalan yang berasal dari bantuan para donatur pun telah kami bungkus dengan baik. Ada yang berupa pakaian layak pakai, sabun mandi, shampo, mukena, obat-obatan, alat kesehatan untuk khitan, dan banyak lagi. Semua santri-santri Nuu Waar yang tinggal di posko Bekasi juga ikut membantu merapikan perbekalan tersebut. Semua ini sudah kami siapkan dari beberapa bulan lalu.

Tapi, nampaknya kami menghadapi sebuah KENYATAAN. Kapal Pelni yang akan membawa rombongan, serta perbekalan yang mencapai dua truk lebih itu, sedang mengalami perbaikan. Menurut informasi tim kami yang mengurus persiapan pemberangkatan, kapal yang awalnya akan berangkat pada pertengahan bulan Mei ternyata baru akan berangkat pada akhir bulan Mei. Ya Rabb, mengapa ini terjadi. Kami hanya menghela nafas.

Hingga kami pada sebuah kesadaran: Sesungguhnya di balik rencana Allah Ta’ala selalu ada hikmah yang indah. Kami, tim dakwah AFKN yang berada di bawah pimpinan Ustadz Fadzlan Garamatan, hanyalah hamba-Nya. Sebagai manusia dengan segala kelemahannya, hanya bisa berencana dan semangat. Pada akhirnya, dengan segala keagungan-Nya, Allah Sang Pemilik Alam ini yang berhak untuk menentukan. Selanjutnya, kami hanya bersabar dan bertawakkal. Dalam kesabaran, tentu Allah SWT tak menginginkan kami diam berpangku tangan.

Barangkali saja, Allah SWT menginginkan kami terfokus pada rencana pembangunan Pesantren Nuu Waar di Setu, Bekasi yang beberapa waktu telah dimulai. Alhamdulillah, pada hari Kamis (3/5), kami melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan asrama putra Pesantren Nuu Waar dan Senin kemarin (7/5), juga dilakukan peletakan batu pertama asrama putri Pesantren Nuu Waar. Inilah upaya kami untuk terus mengabdi dalam dakwah, tak pernah berdiam diri untuk kemajuan Islam dan umat Islam.

Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dalam meniti jalan ini.* Ahmad Damanik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: