Oleh: dakwahafkn | 8 Januari 2013

Gebyar Dakwah AFKN di Berbagai Kabupaten

Peserta dan Panitia Kemah Dakwah AFKN Fakfak

Peserta dan Panitia Kemah Dakwah AFKN Fakfak

Seperti diberitakan sebelumnya, pada pergantian tahun baru lalu, AFKN Perwakilan Fakfak menggelar Kemah Dakwah di Perwasak. Menanggapi hal ini, Ustadz M Zaaf Fadzlan Rabbani Garamatan, Ketua Umum AFKN, menegaskan , acara ini diadakan sebagai upaya untuk memanfaatkan liburan pelajar dan mahasiswa agar dapat meningkatkan intelektual, serta meningkatkan akhlaq dan tauhid. “Itulah makanya acara ini dilakukan pada iburan akhir tahun,” ujar Ustadz Fadzlan.

Bahkan, tambah Ustadz Fadzlan, tidak hanya AFKN Perwakilan Fakfak yang menggelar acara di akhir tahun. Beberapa perwakilan AFKN, seperti Kab Teluk Bintuni, Kab Raja Ampat, Kab Merauke, Kab Manokwari, dan Kab Kaimana juga menggelar beragam acara.

Untuk AFKN Perwakilan Kab Teluk Bintuni kali ini  menggelar acara Penataran Guru se-Kab Teluk Bintuni yang diikuti peserta sebanyak 275 orang. Dalam penataran itu, para guru mendapatkan pelatihan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam mengajar. “Diharapkan saat mereka mengajar di kelas dan berada di tengah masyarakat benar-benar menjadi pendidik yang tangguh dan pahlawan tanpa tanda jasa,” harap Ustadz Fadzlan. Selain penataran, AFKN perwakilan Kab Teluk Bintuni juga menggelar tabligh akbar.

Sementara itu, AFKN Perwakilan Raja Ampat menggelar zikir dan tabligh akbar di Masjid Raya Waisai. Acara ini dipelopori oleh santri AFKN yang juga alumnus Akademi Kebidanan dan Keperawataan Rumah Sehat Medan, Sumatera Utara. Selain itu, panitia juga menggelar pengobatan massal dengan metode thibbun nabawi (pengobatan ala Nabi SAW). Hal yang sama juga dilakukan oleh AFKN Perwakilan Manokwari.

“Hanya saja untuk Manokwari kita melakukan di daerah transmigrasi berupa pendidikan kepada ibu-ibu tentang cara persalinan menurut Islam,” jelas Ustadz Fadzlan.

Sementara itu, AFKN Perwakilan Kab Merauke menggelar festival untuk anak-anak, berupa lomba hadrat, qasidah, pidato, azan, dan kaligrafi. “Malamnya dilanjutkan dengan acara muhasabah atau renungan,” kata dai asal Patipi, Fakfak ini.

Lain lagi dengan AFKN Perwakilan Kab Kaimana. Daerah pemekaran dari Kab Fakfak ini menggelar pawai keliling untuk mengimbau seluruh umat Islam agar memusatkan kegiatan di masjid masing-masing untuk melakukan muhasabah. “Cara ini sebagai upaya menyeru kepada masyarakat untuk melakukan cara hidup yang benar dan tidak terjerumus dengan cara hidup yang salah. Juga sebagai upaya kita mengevaluasi dakwah agar tidak berada dalam kerugian, karena manusia yang berada dalam kerugian tidak mampu mengevaluasi dirinya,” tegas Fadzlan.

AFKN merasa penting untuk melakukan hal ini guna mengimbau kepada umat di pedalaman untuk membangun manusia agar berdaya guna dan kuat aqidah. “Ini harus dilakukan oleh seluruh komponen umat untuk melakukan perbaikan dan perubahan. Perbaikan pola pikir, sikap mental, dan perilaku. Pola pikirnya mengantar umat dan bangsa agar keberkahan dari langit dan bumi benar-benar menjadi kerinduan setiap umat. Dengan cara ini, umat tidak lagi berpikir menghabiskan waktu dengan hura-hura, menghabiskan anggaran dengan sia-sia, sehingga tidak akan lagi terjadi kecelakaan di jalanan.” Ahmad Damanik/Humas AFKN


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: